PALEMBANG – Rezeki, jodoh, dan maut sudah diatur oleh Sang Khalik. Demikian juga apa yang dialami Sari Astiani (49), warga Tangga Takat, Plaju, Palembang ini.

Wanita yang kesehariannya berprofesi guru PAUD ini mendapat hadiah utama umrah dari Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru.

Hadiah berangkat ke Tanah Suci Makkah ini didapat Sari Astiani dalam moment Jalan Sehat Spektakuler dan Donor Darah PWI Peduli yang digelar di halaman Pemprov Sumsel Jalan Kapten A Rivai Palembang, Minggu (1/12/2019).

Hadiah utama ini diserahkan oleh Kadis Kominfo H Achmad Rizwan, SSTP, MM didampingi Ketua PWI Sumsel H Firdaus Komar, dan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) Sekretariat Daerah Pemprov Sumsel, Septriandi Setia Permana.

Sari Astiani mengaku tak menyangka bisa mendapatkan hadiah utama dari kegiatan yang digagas PWI Peduli ini.

Meski demikian, wanita yang sudah ditinggal suaminya yang meninggal dunia beberapa tahun silam ini mengaku, berdoa agar diberikan hadiah terbaik dari Allah SWT.

“Ternyata doa saya semalam dikabulkan oleh Allah SWT. Alhamdulliah ini karunia Allah terhadap saya,” kata Sari dengan muka berbinar-binar.

Selain hadiah umrah, panitia pelaksana Jalan Sehat PWI Peduli ini juga menyediakan hadiah satu unit sepeda motor dari Wawako Palembang Fitrianti Agustinda. Hadiah utama kedua ini direbut oleh Isnaini, warga SU II Palembang.

Selain hadiah umrah dan sepeda motor, PWI Sumsel juga menyediakan hadiah tiga unit sepeda, kulkas, dan puluhan peralatan elektronik lainnya.

Sebelumnya, Jalan Sehat Spektakuler dan Donor Darah PWI Peduli ini dilepas Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru di halaman Pemprov Sumsel Jalan Kapten A Rivai Palembang.

Hadir dalam Jalan Sehat Spektakuler dan Donor Darah ini, Ketua PWI Sumsel H Firdaus Komar, Ketua DKP PWI Sumsel, H Kurnati Abdullah, pengurus harian dan pengurus PWI Sumsel, pengurus PWI kabupaten/kota, dan masyarakat.

Sebelum melepas peserta Jalan Sehat PWI Peduli ini, Gubernur Sumsel Herman Deru menyampaikan kata sambutan yang intinya mengapresiasi kegiatan brilian seperti ini.

Menurut Herman Deru, profesi wartawan dalam menjalankan tugasnya tak seleluasa seperti dahulu.

Hal ini menurut Herman Deru, bukan dikarenakan adanya regulasi dari pemerintah, namun karena kian pesatnya informasi IT.

Maka dari itu, tambah Herman Deru, wartawan dituntut untuk menguasai IT dan berbagai lokasi yang menjadi sumber berita.

Herman Deru juga berharap PWI yang notabenenya organisasi wartawan tertua di Indonesia dapat mendata dan membina wartawan sehingga profesional dalam menjalankan tugas jurnalistiknya.

Sementara itu, Ketua PWI Sumsel H Firdaus Komar mengatakan, Jalan Sehat ini digelar bertujuan untuk memeriahkan road to HPN 2020, HUT ke-74 PWI, dan Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) yang akan digelar di Kota Lubuklinggau.

Menurutnya, untuk pertama kalinya PWI Sumsel menggelar Porwada yang akan menyeleksi atlet-atlet dari unsur wartawan PWI kabupaten dan kota di Sumsel.

Sedangkan Ketua Panitia Jalan Sehat PWI Peduli, Marintan mengatakan, kegiatan ini terbuka untuk umum.

Dikatakannya, para peserta Jalan Sehat PWI Peduli ini mulai start di halaman Kantor Gubernur Sumsel–Jalan Radial-Arah IP Palembang- Jalan Jend Sudirman-Simpang RS Charitas, kemudian kembali finish di kantor Gubernur Sumsel. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *