BANYUASIN – Kepengurusan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Banyuasin periode 2019-2022 resmi dikukuhkan di Graha Sedulang-Setudung, Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin Selasa (8/10/2019). Kepengurusan PWI Banyuasin dilantik dan dikukuhkan oleh Ketua PWI Sumsel Firdaus Komar.

Surat keputusan Nomor 134/PWI Sumsel/6 tentang pengukuhan kepengurusan PWI Banyuasin dibacakan Sekretaris PWI Sumsel, Dwitri Kartini.

Pengukuhan tersebut sebelumnya diikuti serangkaian acara seperti menyanyikan lagu Indonesia Raya,  menyanyikan lagu mars PWI, pembacaan lantunan ayat suci Alquran, dan dilanjutkan dengan doa.

Dalam acara pelantikan yang mengambil tema ‘PWI Banyuasin, Bersinergi Mewujudkan Banyuasin Bangkit, Adil, dan Sejahtera’ dihadiri oleh Wakil Bupati Banyuasin H Slamet Somosentono, SH, Kapolres Banyuasin, pengurus PWI Muba, para jurnalis media cetak, elektronik, dan media online.

Dalam sambutannya, Ketua PWI Banyuasin Diding Karyadi, SH menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan pengukuhan ini.

Wakil Bupati Banyuasin Slamet Somosentono, SH memberikan ucapan selamat kepada pengurus PWI Banyuasin yang baru saja dilantik, Selasa (8/10/2019).

 

Diding juga mengucapkan terima kasih atas support Pemkab Banyuasin terhadap PWI Banyuasin.

Sementara itu, Ketua PWI Sumsel Firdaus Komar mengingatkan seluruh wartawan di bawah naungan PWI harus memahami kode etik jurnalistik, pengetahuan umum, dan khusus.

Untuk mendapatkan semua itu, menurut Firdaus dengan membaca dan mengikuti berbagai pelatihan yang diadakan PWI.

Maka dari itu dia berpesan kepada pengurus PWI Banyuasin untuk melakukan pembinaan kepada para anggotanya.

Di tempat yang sama Wakil Bupati Banyuasin Slamet Somosentono,  SH dalam sambutannya menyampaikan untuk mewujudkan PWI yang selaras dengan visi-misi Pemkab Banyuasin, saat ini sudah ada 60 media cetak, televisi, dan media online yang sudah berkerja sama dengan Pemkab Banyuasin.

“Kami percaya dengan media, sebab fungsi media untuk memperluas dan memperkenalkan potensi dan pembangunan yang sudah dijalankan di Banyuasin kepada masyarakat luas,” kata Slamet.

Berkaitan dengan keberadaan PWI, menurut Slamet, tidak hanya menaungi wartawan, akan tetapi dapat membina jurnalis dalam memahami kode etik jurnalistik,  kompeten, dan profesional. “PWI Banyuasin sangat membantu pemerintah,” kata Slamet. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *