PALEMBANG – Sebanyak 70 wartawan yang bertugas di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mengikuti orientasi calon anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang baru maupun peningkatan status dari muda ke biasa di Hotel Amaris Palembang, Selasa (29/10/2019).

Orientasi calon anggota PWI yang dihadiri jajaran pengurus Harian PWI Sumsel dibuka secara resmi oleh Ketua PWI Sumsel Firdaus Komar.

Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Sumsel Anwar Sy Rasuan melaporkan jika orientasi ini yang keenam kalinya. Dan hari ini pesertanya paling banyak dari sebelumnya.

Anwar mengatakan, para peserta orientasi ini datang dari Kabupaten Muba, Prabumulih, Palembang, Empat Lawang, dan Kabupaten PALI.

Menurut Anwar, para peserta orientasi ini terdiri dari wartawan dari media cetak, elektronik dan, wartawan media online. Para peserta ini akan dites oleh delapan penguji yang merupakan jajaran pengurus harian PWI Sumsel.

Sementara itu dalam sambutannya, Ketua PWI Sumsel Firdaus Komar mengatakan, orientasi ini merupakan pertama kali digelar di hotel. Biasanya kegiatan ini digelaar di kantor sekretariat PWI Sumsel di Jalan Supeno Palembang.

Menurut Firdaus, sejatinya orientasi ini para peserta dipungut biaya. Namun Pemkab Muba bersedia untuk mendanai kegiatan ini, sehingga seluruh peserta orientasi digratiskan untuk ikut kegiatan ini.

Firdaus mengatakan, bagi anggota PWI muda merupakan langkah awal untuk menjalani profesi. Pada kesempatan itu, Firdaus mengingatkan bahwa apapun jabatannya di perusahaan pers baik itu pemimpin redaksi, redaktur dan jabatan lainnya, namun tugas dan fungsi tetap seorang wartawan.

Pada kesempatan itu Firdaus menjelaskan, bagi anggota PWI muda yang hendak naik status ke anggota biasa, maka syarat utama yakni harus ikut Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

“Tujuan dari UKW ini untuk memfilter wartawan yang abal-abal, sebab seorang wartawan yang tidak jelas maka tidak akan mampu untuk mengikuti UKW,” kata Firdaus.

Dalam waktu dekat, menurut Firdaus, PWI akan menggelar UKW pada 12-13 November nanti. Proses UKW ini gratis karena seluruhnya dibiayai salah satu perusahaan. (**)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *