Palembang – Guna memberikan pemahaman mengenai Jurnalistik bagi kaum millenial, Dinas Kebudayaan Kota Palembang bekerjasama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumsel menggelar kembali menggelar Kelas Jurnalistik di Aula Museum Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Minggu (28/7).

Kelas Jurnalistik ini merupakan kali ke III dan disampaikah oleh Pemateri Sugiarto yang merupakan Wakil Seksi Bidang Pendidikan PWI Sumsel setelah sebelumnya juga digelar pada kegiatan yang sama dengan para peserta yang berbeda.

Dalam kelas yang diikuti mulai dari pelajar, masyarakat umum hingga insan pers tersebut kali ini Sugiarto menyoroti tentang bagaimana menangkal warta dusta atau lebih dikenal denhan hoaks. Apalagi bagi kaum millenial yang berpotensi menyebar hoaks melalui smartphone nya karena kurangnya budaya saring sebelum share.

Nyimas Ulfah selaku Kepala Seksi (Kasi) Permuseuman dan Bangunan Bersejarah Dinas Kebudayaan (Disbud) Palembang mengatakan, Kegiatan belajar Bersama di Museum Sultan mahmud badaruddin sebagai usaha untuk mengenalkan dan mendekatkan masyarakat dengan museum – museum yang ada di Sumatra Selatan.

“Yang belum sempat ikut Belajar Bersama di Museum Sultan Mahmud Badaruddin, masih ada kesempatan buat ikutan.karena selain gratis, yang memberikan materi belajar juga orang – orang yang profesional di bidangnya masing – masing,”ujarnya.

Sementara itu sebelumnya Ketua PWI Sumsel Firdaus Komar pada acara pembukaan mengatakan bahwa agenda edukasi ke masyarakat ini memang perlu dilakukan. Apalagi mengingat edukasi ini diberikan ke generasi millenial untuk menangkal hoaks atau warta dusta.

“Dan hari ini kami luar biasa antusiasnya diikut oleh mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi. Diharapkan ini bisa menangkal hoaks di kalangan generasi millenials,” ujarnya.

Lanjut Firdaus, kegiatan ini diharapkan menjadi kegiatan rutin yang bukan hanya millenials mahasiswa tapi juga pelajar sehingga PWI Sumsel sebagai organisasi yang menaungi wartawan terus berkontribusi memberikan edukasi ke masyarakat secara menyeluruh dan berkesinambungan.

“Mudah-mudahan kerjasama dengan Kementerian Kebudayaan ini juga terus dibangun baik dalam kegiatan Pelatihan Jurnalistik maupun kegiatan lain,” pungkasnya. (Rill)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *